Selasa, 19 Agustus 2014

Sunrise of Java

Banyuwangi 
 

   Banyuwangi adalah salah satu kabupaten di Jawa Timur, yang ibukotanya sendiri adalah banyuwangi.  Banyuwangi terletak paling timur dalam peta pulau jawa, dan berdekatan dengan pulau Bali. Banyuwangi memiliki nama lain Sunrise of Java.  Karena Banyuwangi terkenal degan matahari terbitnya yang melegenda. 
        Banyuwangi terdiri dari 24 kecamatan yaitu :
  1. Pesanggaran
  2. Siliragung
  3. Bangorejo
  4. Purwoharjo
  5. Tegaldlimo
  6. Muncar
  7. Cluring
  8. Gambiran
  9. Tegalsari
  10. Glenmore
  11. Kalibaru
  12. Genteng
  13. Srono
  14. Rogojampi
  15. Kabat
  16. Singojuruh
  17. Sempu
  18. Songgon
  19. Glagah
  20. Licin
  21. Banyuwangi
  22. Giri
  23. Kalipuro
  24. Wongsorejo
        Banyuwangi terkenal dengan kekayaan laut yang melimpah. Hampir dari semua makanan laut, terdapat di Banyuwangi. Mulai dari Lobster, Udang Galah, Kepiting bakau, Rajungan, Kerapu, Tuna, dan masih banyak lagi yang dapat ditemukan di laut Banyuwangi. Banyuwangi, tepatnya di desa Pancer, Banyuwangi selatan, menjadi sektor penghasil ikan terbesar di Banyuwangi. 
        Karena Banyuwangi merupakan Kabupaten terluas di Jawa Timur, bahkan pulau jawa, maka di Banyuwangi sangat beraneka ragam suku dan budaya. Bahkan bahasanya pun berbeda-beda hampir disetiap daerahnya. Diantaranya bahasa asli Banyuwangi yaitu bahas Osing, untuk wilayah Rogojampi, Kabat, dan sekitarnya, lalu Bahasa Indonesia untuk wilayah Banyuwangi kota, bahasa jawa untuk wilayah banyuwangi selatan, dan bahasa campuran madura untuk wilayah perbatasan dengan Jember, Bondowoso, dan Situbondo.
   Banyuwangi identik dengan Legenda yang mengisahkan asal usul Banyuwangi.
Adanya Banyuwangi mulanya berasal dari salah satu dongeng,yaitu cerita legenda Sritanjung-Sidopekso.Dahulu ada salah satu Raja bernama Prabu Sulakrama,dia mempunyai seorang patih yang bernama Raden Sidopekso.Sidopekso mempunyai seorang yang sangat cantik sehingga Raja Sulakrama jatuh hati pada Sritanjung.Agar raja dapat menggoda Sritanjung,Raja menyuruh Sang Patih menjalankan perintahnya yang kira-kira membutuhkan waktu yang cukup lama.
Selama Sidopekso pergi,raja mencari cara agr dirinya bisa menggoda Sri Tanjung.Namun ternyata keinginannya tersebut tidak terlaksana.Ketika Raden Sidopekso telah selesai menjalankan tugasnya,dia segera menemui raja.raja sangat marah karena keiginannya tidak dapat terpenuhi.Sang raja memfitnah Sritanjung bahwa selama Sidopekso pergi Sritanjung main serong dengan orang lain.Mendengar itu Sidopekso segra pulang ke rumahnya.Di rumahnya Sidopekso tidak bisa membendung amarahnya pada Sritanjung.Dia menuduh Sritanjung menghianati dirinya.Sritanjung mencoba menjelaskan sebenarnya yang terjadi.Namun Sidopekso mengelaknya dan berniat membunuh Sritanjung.
Sritanjung di bawa olehnya ke pinggir sungai.Dengan rasa mensal,Sritanjung mencoba menceritakan hal yang sebenarnya terjadi dan menolak tuduhan suaminya.Namun mendengar kata-kata istrinya, amarah Sidopekso semakin berkobar.Untuk mencoba membuktikan rasa setianya pada suaminya,Sritanjung meminta agar Sidopekso membunuhnya.Permintaan terakhirnya adalah agar jasadnya di hanyutkan ke sungai yang keruh.Dia berpesan apabila air sungai tersebut berbau amis,maka benar bahwa dia telah melakukan kesalahan.
Patih Sidopeksi tak dapat lagi membendung amarahnya,dia langsung menancapkan kerisnya ke dada Sritanjung,seketika itu Sritanjung meninggal.Lalu mayad Sritanjung segera di tenggelamkan ke sungai.Setelah beberapa saat Sidopekso sangat kaget,air yang tadinya keruh beruah menjadi bening seperti kaca.Selain itu air tersebut menyebarkan bau harum.Merasakan itu Sidopekso sangat menyesal dengan apa yang telah di perbuatnya pada Sritanjung.Dia marah-marah pada dirinya sendiri sambil berteriak-teriak layaknya orang gila.Dia berjalan sempoyongan dan akhirnya tercebur ke pinggir sungai.Tanpa tersa Sidopekso mengucapkan Banyuwangi……. Banyuwangi…… Banyuwangi……….. Hingga akhirnya orang-orang menamai daerahnya BANYUWANGI.
      Selain legenda asal-usul Banyuwangi, yang paling terkenal dari Banyuwangi adalah wisatanya. berikut adalah tempat-tempat yang wajib dikunjungi ketika berlibur di Banyuwangi.
 
      1. Ijen
 
   Gunung Ijen adalah sebuah gunung berapi aktif yang terletak di daerah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia. Gunung ini mempunyai ketinggian 2.443 m dan telah empat kali meletus (1796, 1817, 1913, dan 1936). Untuk mendaki ke gunung ini bisa berangkat dari Bondowoso ataupun dari Banyuwangi.


      2. Pulau Merah

    Pulau Merah atau Pulo Merah adalah sebuah pantai dan objek wisata di Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Pantai ini dikenal karena sebuah bukit hijau kecil bertanah merah yang terletak di dekat bibir pantai. Bukit ini dapat dikunjungi dengan berjalan kaki saat air laut surut.[1] Di sana juga terdapat Pura dimana warga yang beragama Hindu disana melaksanakan upacara Mekiyis. Kawasan wisata ini dikelola oleh Perum Perhutani Unit II Jawa Timur, KPH Banyuwangi Selatan.

 
      3. Goa Maria 

    Gua Maria Curahjati merupakan salah satu tempat ziarah umat Katolik di Dusun Curahjati, Purwoharjo, Banyuwangi, dan merupakan tempat ideal untuk meditasi sebagai sarana berdevosi dan penghormatan kepada Bunda Maria. Lokasi Gua Maria ini tidak jauh dari Pantai Wisata Grajagan Banyuwangi.[1]
Semula Gua Maria Jatiningrum dikenal dengan nama Gua Maria Waluyaning Tiyang Sakit. Gua Maria ini dibangun pada tahun 1954-1955 dan diberkati oleh Mgr AEJ Albers Ocarm pada tahun 1956.[2]


     4. Plengkung
   Pantai Plengkung[1], atau lebih dikenal dengan nama G-Land, adalah pantai yang terletak dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Plengkung dapat dicapai selama setengah hari perjalanan darat dari Bali. Pantai Plengkung juga bisa dicapai dengan boat sewaan dari Bali.[2]


Berkas:Alas Purwo 2005.jpg
Add caption
     5. Alas Purwo
 
   Taman Nasional Alas Purwo (TN Alas Purwo) ada
lah taman nasional yang terletak di Kecamatan Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia. Secara geografis terletak di ujung timur Pulau Jawa wilayah pantai selatan antara 8°26’45”–8°47’00” LS dan 114°20’16”–114°36’00” BT.

    6. Teluk Ijo 

Green Bay    Teluk ijo berlokasi di Kecamatan Pesanggaran tepatnya di desa Sarongan. Berjarak sekitar 90 km arah selatan dari kota Banyuwangi. Untuk menuju pantai ini dari Banyuwangi kita tinggal mengikuti petunjuk arah menuju Pesanggaran-Sarongan-Sukamade yang masih satu jalur dengan rute menuju pantai sukamade Taman Nasional Merubetiri.
Teluk Hijau memiliki keunikan pasir putih yang halus dan mudah melekat di kulit. Teluk yang memiliki panorama air laut berwarna hijau dengan hamparan pasir putih dan air terjun setinggi 8 meter. Diujung barat dan timur juga terdapat batuan karang. Memiliki air laut yang jernih dan berwarna kehijauan dan suasana yang asri membuat siapapun yang melihatnya merasa kagum. Disini kita bisa berenang atau sekedar bermain air dipantainya. Di sisi timur ada sebuah air terjun air tawar dengan debit yang sedang dan biasa dipakai uuntuk membilas badan selepas berenang dipantai. Untuk yang suka camping dilokasi ini juga cukup bagus untuk mendirikan tenda.


      Beberapa tempat yang wajib dikunjungi saat di Banyuwangi, dan masih banyak lagi yang lain. 
Itu adalah beberapa hal terkait Banyuwangi. Jangan lupa berkunjung ^_^ 



Sumber :
  http://banyuwangimaulia.blogspot.com/
  http://www.backpackerindonesia.com/node/12414
  wikipedia 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar